www.desabira.com – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan bersama Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) menggelar kegiatan Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) Sulawesi Selatan Tahun 2026 di Pulau Liukangloe, Desa Bira, Kecamatan Bontobahari, Kabupaten Bulukumba, pada Kamis pagi (15/10/2026).
Kegiatan yang dimulai pada pukul 08.00 WITA ini mengusung tema “Bentang Laut, Satukan Rupiah, Teguhkan Kedaulatan Negeri” sebagai wujud komitmen dalam memperkuat kedaulatan Rupiah sekaligus menghadirkan pelayanan dan kepedulian sosial bagi masyarakat di wilayah kepulauan.
Acara diawali dengan sambutan Ketua Tim ERB Sulawesi Selatan, Bapak Andry Dwijaya, kemudian dilanjutkan dengan sambutan Kepala Desa Bira, Murlawa, S.E., NL.P. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Komandan KRI Marlin-877 beserta jajaran, Tim ERB Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, Perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten dan Puskesmas Bontobahari, masyarakat Pulau Liukangloe, serta anak-anak sekolah SMP Satu Atap (Satap) Pulau Liukangloe.
Dalam pelaksanaannya, Bank Indonesia menghadirkan layanan penukaran uang Rupiah lusuh, rusak, maupun uang yang telah dicabut dari peredaran sesuai ketentuan yang berlaku untuk ditukarkan dengan uang Rupiah layak edar. Layanan ini memberikan kemudahan bagi masyarakat pulau untuk memperoleh uang layak edar sekaligus meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kualitas uang Rupiah.
Selain layanan penukaran uang, kegiatan ERB Sulawesi Selatan 2026 juga dirangkaikan dengan berbagai kegiatan bakti sosial sebagai bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat. Bantuan yang disalurkan meliputi 100 paket sembako bagi 100 orang penerima manfaat, 50 bantuan susu bagi anak, perlengkapan olahraga, serta perlengkapan ibadah. Kegiatan sosial lainnya berupa pemeriksaan kesehatan gratis dan sunatan massal yang diikuti oleh 14 anak.
Tidak hanya berfokus pada pelayanan keuangan dan bantuan sosial, kegiatan ini juga memberikan edukasi Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah kepada masyarakat. Edukasi tersebut bertujuan menumbuhkan kesadaran untuk mengenali, merawat, dan menjaga Rupiah sebagai simbol kedaulatan negara, sekaligus menggunakannya secara bijak dalam kehidupan sehari-hari.
Suasana kegiatan semakin menarik ketika Komandan KRI Marlin-877 mengajak Kepala Desa Bira bersama anak-anak sekolah SMP Satap Pulau Liukangloe untuk naik dan mengenal lebih dekat kapal perang yang berlabuh di pulau tersebut. Kesempatan ini menjadi pengalaman berharga bagi anak-anak untuk melihat secara langsung kapal milik TNI AL serta mengenal lebih jauh peran TNI AL dalam menjaga keamanan dan kedaulatan wilayah perairan Indonesia.
Pemerintah Desa Bira menyambut baik pelaksanaan kegiatan Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026 di Pulau Liukangloe. Kehadiran Bank Indonesia bersama TNI AL dan instansi terkait diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, mulai dari kemudahan akses penukaran uang, pelayanan kesehatan, bantuan sosial, hingga peningkatan literasi masyarakat mengenai Rupiah.
Melalui kegiatan ini, semangat menjaga kedaulatan Rupiah dan memperkuat persatuan bangsa diharapkan semakin tumbuh, termasuk di wilayah kepulauan. Ekspedisi Rupiah Berdaulat menjadi salah satu bentuk nyata kehadiran negara dalam menjangkau masyarakat serta memperkuat rasa cinta terhadap Rupiah sebagai simbol kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Pemerintah Desa Bira mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, TNI AL, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026 di Pulau Liukangloe.










